Monday, August 16, 2010

Malam menuju pagi

Tadi malam
Sedingin uap polusi
Sesunyi robot siang hari
Menyusuri liku gemerlap café-café
Dan sia-sia

Tapi aku masih suka malam
Dengan dinginnya yang kelam
Tanpa menjadi robot
Tanpa gemerlap lampu
Walau sia-sia

Kini malam akan datang
Dengan dingin yang kumau
Menjadi seorang manusia
Dibawah temaram trotoar
Tanpa sia-sia

Aku akan selalu kembali pada malam
Bersama angin dinginnya
Untuk seorang manusia
Dan sapuan rembulan
Menjemput pagi yang sejuk

----------------------------------------------
Jakarta (C-Net)
malam jumat
29 Mei 2008
02.20

No comments: